Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Tingkat Kabupaten Kampar Triwulan IV Tahun 2025, Bawaslu Serahkan Data Warga Meninggal ke KPU
|
BANGKINANG KOTA - Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar mengawasi langsung Rapat Pleno Terbuka (RPT) Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Kabupaten Kampar Triwulan IV Tahun 2025, Senin (08/12/2025) siang hingga sore.
Hadir langsung dari Bawaslu Kabupaten Kampar Kordiv. Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kampar yakni Fadriansyah. S.Pd didampingi staf Sekretariat.
Hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Tingkat Kabupaten Kampar Triwulan IV Tahun 2025 yakni berjumlah sebanyak 320.240 laki dan 311.240 perempuan
Jumlah 631.480 orang jiwa.
Anggota Bawaslu Kampar Kabupaten Kampar Fadriansyah menyerahkan langsung data warga yang meninggal dari hasil pengawasan dan uji petik yang dilakukan oleh Bawaslu kabupaten Kampar kepada ketua KPU kabupaten Kampar Andi Putra usai memberikan tanggapan terhadap hasil rekapitulasi tersebut.
Fadriansyah selaku Koordinator Divisi Pengawasan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Bawaslu kabupaten Kampar menegaskan kepada KPU untuk dapat memproses terhadap data warga meninggal dunia yang didapat saat melakukan pengawasan dan uji petik di Kecamatan Kampar Utara.
"Ini data hasil pengawasan yang kami lakukan dan sekaligus uji petik terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada Triwulan IV. Semoga data ini bisa diproses oleh KPU Kampar agar data orang meninggal ini dari data pemilih saat ini," tegas Fadriansyah.
Dirinya berharap, kedepannya juga sangat penting dilakukan koordinasi dengan Pemerintah daerah agar bagaimana data orang meninggal ini tidak masuk lagi dalam data pemilih pada proses pemilu dan pemilihan kedepannya.
"Untuk data kependudukan tentu ini menjadi domain dari Pemda Kampar melalui Disdukcapil untuk diproses agar tidak masuk lagi pada DP4 dan tidak sia-sia kerja yang dilakukan oleh KPU dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan tahun selanjutnya," tutupnya.
Penulis : Arief
Editor : Humas
Foto : Humas