Lompat ke isi utama

Berita

Kegiatan Workshop & Roundtable Discussion Pembentukan Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Riau, Bawaslu Kampar Harapkan Pendidikan Sarjana Bagi Calon Anggota Legislatif dan Presiden

sddd

PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar Syawir Abdullah menghadiri langsung undangan kegiatan Workshop & Roundtable Discussion yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Riau dalam rangka pembentukan Program Studi Ilmu Politik

Pantauan dilokasi, Selasa (11/11/2025) pagi, sekitar pukul 09:00 WIB, Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah didampingi staf Sekretariat sudah berada di Ruang Rapat, Lantai II, Laboratorium UPW FISIP Universitas Riau, Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Saat ini, Ketua Bawaslu kabupaten Kampar Syawir Abdullah bersama para undangan dan peserta Workshop & Roundtable sudah mengikuti pembukaan kegiatan tersebut.

Pembukaan kegiatan Workshop & Roundtable dalam rangka pembentukan Program Studi Ilmu Politik ini dibuka langsung oleh Dekan Dr Meyzi Heriyanto.

Sebelumnya kegiatan ini dibuka, terlebih dahulu diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Dr Tito Handoko.

Sedangkan yang mengisi narasumber yakni dari Ketua Umum Asosiasi Program Studi Ilmu Politik Indonesia (APSIPOL) Kepal Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM UIN Sunan Gunung Djati Bandung Asep A Sahid Gatara.

Asep dalam kesempatan itu memaparkan materi tentang Kurikulum Ilmu Politik dan Arah Masa Depan Ilmu Politik.

Ketua Bawaslu kabupaten Kampar Syawir Abdullah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada pihak Dekan FISIP Unversitas Riau atas undangan kepada Bawaslu Kampar.

"Kegiatan Workshop & Roundtable Discussion Pembentukan Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Riau ini tentu sangat dibutuhkan karena sangat relevan dengan kebutuhan tentang Ilmu Politik dengan kondisi politik saat ini. Bawaslu Kampar sangat mendukung dengan pembentukan Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Riau," ujar Ketua Bawaslu Kampar.

Syawir berharap, dengan terbentuk Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Riau, tentu dapat meningkatkan ilmu dan pengetahuan tentang politik tengah-tengah masyarakat di provinsi Riau.

"Berkaca dengan kondisi politik saat ini, kedepannya diharapkan agar calon anggota legislatif yang tadi hanya tamatan SMA, bisa dengan syarat pendidikan Sarjana. Bahkan ada lagi wacana untuk menjadi presiden itu harus S1, mungkin ini akan menjadi PR kita bersama," saran Syawir ketika dimintai masukan dalam kegiatan tersebut.

Penulis : Arief

Editor : Humas

Foto : Humas