Bawaslu Kampar Serahkan Buku Potret Kinerja Pengawas Pemilu ke SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota, Tingkatkan Literasi Demokrasi di Kalangan Pelajar
|
Bangkinang Kota, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan partisipasi dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, dalam proses pengawasan pemilu. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan penyerahan buku berjudul "Potret Kinerja Pengawas Pemilu 2025 di Negeri Serambi Mekkah" kepada SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota pada Senin, 21 Juli 2025.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kampar, Fadriansyah S.Pd. Kedatangan rombongan Bawaslu disambut hangat oleh pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, para guru, dan perwakilan siswa. Buku tersebut secara simbolis diserahkan kepada perwakilan perpustakaan sekolah untuk dijadikan bahan bacaan dan referensi bagi seluruh siswa.
"Penyerahan buku ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kampar untuk meningkatkan literasi demokrasi di kalangan pelajar. Kami berharap, melalui buku ini, para siswa dapat lebih memahami peran dan fungsi pengawas pemilu dalam menjaga integritas proses demokrasi," ujar Fadriansyah dalam sambutannya.
Buku "Potret Kinerja Pengawas Pemilu 2025 di Negeri Serambi Mekkah" berisi rangkuman kinerja Bawaslu Kampar selama proses Pemilu 2025, termasuk tantangan yang dihadapi, inovasi yang dilakukan, serta rekomendasi perbaikan untuk penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. Buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai upaya Bawaslu dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan transparan di Kabupaten Kampar.
Selain penyerahan buku, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara Bawaslu Kampar dan para siswa SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pengawasan pemilu, khususnya di tingkat daerah. Fadriansyah menjelaskan secara rinci mengenai tugas dan wewenang pengawas pemilu, mekanisme pengaduan pelanggaran pemilu, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu.
"Pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Kami berharap, para siswa sebagai generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam mengawasi dan melaporkan setiap potensi pelanggaran pemilu," tegas Fadriansyah.
Para siswa pun antusias mengikuti diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengawasan pemilu. Beberapa pertanyaan yang diajukan antara lain mengenai bentuk-bentuk pelanggaran pemilu yang sering terjadi, cara melaporkan pelanggaran pemilu, serta peran pemilih pemula dalam menjaga integritas pemilu. Bawaslu Kampar dengan sabar dan detail menjawab setiap pertanyaan yang diajukan, sehingga para siswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pengawasan pemilu.
Kunjungan Bawaslu Kampar ke SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kepala sekolah SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bawaslu Kampar terhadap pendidikan demokrasi di kalangan pelajar. Ia berharap, buku yang diserahkan dapat bermanfaat bagi para siswa dan meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.
"Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan penyerahan buku dari Bawaslu Kampar. Ini merupakan upaya yang sangat baik dalam meningkatkan literasi demokrasi di kalangan pelajar. Kami berharap, para siswa dapat memanfaatkan buku ini sebaik mungkin dan menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab di masa mendatang," ujar kepala sekolah.
Kegiatan ini merupakan salah satu dari serangkaian program sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh Bawaslu Kampar dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dan mewujudkan pemilu yang berkualitas. Bawaslu Kampar berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan media massa, dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan pemilu.
Melalui kegiatan seperti ini, Bawaslu Kampar berharap dapat membangun budaya demokrasi yang kuat di Kabupaten Kampar, di mana masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta berpartisipasi aktif dalam proses pengawasan pemilu untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan transparan.
Dengan penyerahan buku "Potret Kinerja Pengawas Pemilu 2025 di Negeri Serambi Mekkah" dan diskusi interaktif ini, diharapkan siswa SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota dan seluruh pelajar di Kabupaten Kampar dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas pemilu dan mewujudkan demokrasi yang berkualitas di masa depan.
Penulis : Andika
Editor : Humas
Foto : Humas