Bawaslu Kampar Maksimalkan Pengawasan PDPB Menjelang Rapat Pleno Triwulan IV Hingga Turun Langsung ke Desa
|
Menjelang rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kampar menunjukkan komitmen kuatnya dalam memastikan data pemilih yang akurat dan mutakhir. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah dengan mengintensifkan pengawasan langsung ke lapangan, menyasar desa-desa yang dianggap strategis dalam proses pemutakhiran data.
Pada hari Rabu, 05 November 2025, tim dari Bawaslu Kabupaten Kampar diwakili oleh Fadriansyah, S.Pd, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H) Bawaslu Kampar beserta staf melakukan kunjungan pengawasan ke Desa Naga Beralih. Fokus utama kunjungan ini adalah untuk memverifikasi pendataan warga pemilih, khususnya terkait dengan pergerakan penduduk (masuk dan keluar) serta informasi mengenai warga yang telah meninggal dunia. Kegiatan ini dipandang krusial untuk memastikan daftar pemilih mencerminkan kondisi demografis terkini dan menghindari potensi masalah di kemudian hari.
"Kegiatan 'jemput bola' ini merupakan inovasi pengawasan yang kmi lakukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan PDPB," ujar Fadriansyah, S.Pd, saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut. "Kami menyadari bahwa data yang akurat adalah fondasi dari pemilihan yang demokratis. Oleh karena itu, kami berupaya untuk proaktif dalam memastikan data pemilih yang akurat."
Lebih lanjut, Fadriansyah menambahkan, "Pengawasan ini tidak hanya bertujuan untuk memvalidasi data yang sudah ada, tetapi juga untuk membangun sinergi dengan pemerintah desa. Kami sangat mengapresiasi sambutan baik dari Kepala Desa Naga Beralih, Bapak Razali, Sekretaris Desa Hadi Firdaus, dan seluruh perangkat desa yang telah membantu kami dalam proses pengawasan ini. Kerjasama yang baik antara Bawaslu dan pemerintah desa sangat penting untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menghasilkan data pemilih yang kredibel dan akuntabel."
Tindakan proaktif yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Kampar melalui pengawasan "jemput bola" ini diharapkan dapat meminimalisir potensi sengketa pemilu yang diakibatkan oleh data pemilih yang tidak akurat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam proses pemutakhiran data pemilih. Dengan pengawasan yang intensif dan kerjasama yang solid antara Bawaslu, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan rapat pleno PDPB Triwulan IV dapat menghasilkan data pemilih yang berkualitas dan mendukung penyelenggaraan Pemilu danpemilihan yang jujur, adil, dan demokratis dimasa yang akan datang.
Penulis : Andika
Editor : Humas
Foto: Humas