Lompat ke isi utama

Berita

Sosialisasi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026, Kampar Siap Berkontribusi

Bsjsbsg

BANGKINANG KOTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar telah mengikuti Sosialisasi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 melalui platform Zoom Meeting pada hari Senin (03/08/2026) pagi hingga siang, kemarin bertempat di Ruang Kerja Pimpinan, Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kampar, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar. Bawaslu Kabupaten Kampar akan mengikuti dan berkontribusi pada kegiatan Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 sesuai tahapan.

Demikian disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah yang dikonfirmasi dari Bangkinang Kota, Selasa (04/08/2026) pagi.

"Kegiatan Sosialisasi Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 ini dalam rangka peningkatan kapasitas kemampuan pengawas dalam keilmuan, dan membiasakan jajaran pengawas dalam kemampuan menganalisa masalah, berbicara didepan publik dan dalam mengambil keputusan," jelas Syawir.

Ditambahkan Syawir, bahwa kegiatan sosialisasi lewat Zoom Metting tersebut diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu kabupaten Kampar kemarin di Kantor Bawaslu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu RI melalui penyelengara Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbang) Bawaslu RI.

"Tema utama pada kegiatan Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 adalah  "Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029". Sedangkan cakupan peserta lebih luas dan berbeda dari pelaksanaan Volume 1 yang hanya sampai tingkat Provinsi saja. Sementara itu pada Volume 2 Tahun 2026 ini proses seleksi dilakukan secara komprehensif hingga mencakup seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kofa se-Indonesia," tambah Syawir.

Lanjut Syawir, bahwa tahapan dan mekanisme seleksi awal nya yaitu Video-Based Learning Stage dimana pada tahap awal seleksi, peserta dari Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota diminta mempersiapkan desain/modul pembelajaran, materi ajar, produksi video pembelajaran interaktif. Adapun tujuan kompetisi ini mendorong setiap satisn kerja untuk menghadirkan gagasan, inovasi, dan best practice (praktek terbaik) yang mendukung penguatan kelembagaan.

"Tujuan dan harapan program tersebut yaitu dari segi Budaya Organisasi Pembelajar (Learning Organization) dapat membangun ekosistem belajar yang berkelanjutan dan memperkuat sistem manajemen pengetahuan (knowledge management) di lingkungan pengawas Pemilu. Sedangkan dalam segi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat meningkatkan kapasitas akademik, kemampuan teknis, serta profesionalisme jajaran Bawaslu menuju pengawasan Pemilu 2029 yang adaptif dan akuntabel," tutup Syawir mengakhiri wawancara.

Penulis : Arief

Editor : Humas

Foto : Humas