Memperkuat Demokrasi: Bawaslu Kampar Jalin Sinergi Internal dan Eksternal di Bumi Perkemahan Gema
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar mengambil langkah proaktif dalam mempersiapkan diri menghadapi dinamika pesta demokrasi yang semakin kompleks. Melalui kegiatan Penguatan Kelembagaan yang bertemakan "Sinergitas Peran Serta dan Partisipasi Masyarakat Dalam Mengawal Demokrasi di Kabupaten Kampar," Bawaslu Kampar menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pemilu yang inklusif, transparan, dan akuntabel. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Ahad, 28 September 2025, di Bumi Perkemahan, Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, ini menjadi momentum krusial dalam mempererat koordinasi internal serta merangkul partisipasi aktif dari masyarakat dan pihak eksternal.
Keberlangsungan acara ini, yang dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar, Syawir Abdullah, didampingi Anggota Miki AB, H Mhd Amin, dan Mustakim Akbar, menegaskan pentingnya sinergi dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu. Kehadiran Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kampar, Sri Mardi Turni Astuti, beserta seluruh staf Sekretariat, mencerminkan kesiapan dan soliditas internal lembaga dalam menghadapi tantangan-tantangan mendatang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar, Syawir Abdullah, dalam sambutannya menyoroti esensi dari kegiatan ini, yaitu pentingnya sinergitas peran serta dan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi. Beliau menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Ucapan terima kasih yang disampaikan kepada Koordinator Sekretariat dan staf atas kerja keras mereka dalam mempersiapkan kegiatan ini menunjukkan apresiasi terhadap kinerja internal dan pentingnya semangat kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.
Pemilihan lokasi di Bumi Perkemahan, Desa Gema, bukan tanpa alasan. Selain menyediakan suasana yang kondusif untuk berdiskusi dan membangun keakraban, lokasi ini juga memberikan kesempatan bagi Bawaslu Kampar untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, memastikan bahwa informasi dan edukasi mengenai pemilu dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Narasumber pada kegiatan kali ini yaitu Imelda Sapitri, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar. Kehadiran perwakilan KPU menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara dua lembaga penyelenggara pemilu, yang merupakan fondasi penting dalam menciptakan pemilu yang kredibel dan terpercaya. Dengan menghadirkan narasumber dari KPU, Bawaslu Kampar memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terkini mengenai berbagai aspek pemilu, termasuk tahapan penyelenggaraan, regulasi, dan potensi perubahan.
Sesi tanya jawab yang diadakan di akhir acara menjadi platform yang efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, memberikan masukan, dan mendapatkan klarifikasi mengenai berbagai isu terkait pemilu. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan pemilihan umum. Diskusi mengenai implikasi putusan MK ini menunjukkan kesadaran Bawaslu Kampar terhadap dinamika hukum dan politik yang mempengaruhi penyelenggaraan pemilu. Dengan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berdiskusi mengenai isu-isu krusial, Bawaslu Kampar mendorong partisipasi aktif dan konstruktif dalam proses demokrasi.
Lebih jauh lagi, kegiatan Penguatan Kelembagaan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kampar ini dapat dilihat sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengawas pemilu dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dengan memperkuat koordinasi internal, merangkul partisipasi masyarakat, dan menjalin sinergi dengan pihak eksternal seperti KPU, Bawaslu Kampar berupaya membangun ekosistem pemilu yang kondusif dan transparan.
Kegiatan ini juga memiliki implikasi yang signifikan dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu. Dengan menunjukkan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat, Bawaslu Kampar berupaya meyakinkan masyarakat bahwa lembaga ini benar-benar independen dan bekerja untuk kepentingan publik. Kepercayaan publik merupakan modal penting bagi Bawaslu Kampar dalam menjalankan tugasnya secara efektif.
Secara keseluruhan, Penguatan Kelembagaan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kampar di Bumi Perkemahan Gema merupakan langkah yang positif dan strategis dalam mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat koordinasi internal dan merangkul partisipasi masyarakat, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu. Dengan terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengawas pemilu, Bawaslu Kampar berkontribusi secara signifikan dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi di Kabupaten Kampar. Ke depan, penting bagi Bawaslu Kampar untuk terus melanjutkan kegiatan-kegiatan serupa, serta memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas program-program pengawasan pemilu. Dengan demikian, Bawaslu Kampar dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal demokrasi dan memastikan bahwa suara rakyat benar-benar didengar dan dihormati.
Penulis : Arif
Editor : Humas
Foto : Humas