Bawaslu Kampar Tuntaskan Penyusunan Dokumen IKU 2026 dan Bakal Garap Bawaslu Membelajarkan Volume 2
|
BANGKINANG KOTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar saat ini sudah menyelesaikan penyusunan Dokumen Indikator Kinerja Utama (IKU) 2026 dan segera menggarap video Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026.
Demikian ditegaskan Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah dikonfirmasi melalui Kordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat H Mhd Amin, Selasa (11/08/2026) pagi dari Bangkinang Kota.
"Alhamdulillah kemarin pada hari Senin, tanggal 10 Agustus 2026 telah dilaksanakan rapat pembahasan dan penyusunan dokumen IKU 2026 bagi Ketua dan Koordinator Divisi di Bawalsu kabupaten Kampar sesuai dengan batas waktu penyerahan dokumen ke Bawaslu Provinsi Riau," ucap Amin.
Dalam penyusunan dokumen IKU 2026 bagi Ketua dan Kordinator Divisi di Bawaslu kabupaten Kampar dengan duduk bersama seluruh pimpinan dan staf sehingga dapat selesai sesuai instruksi dari Bawaslu Riau.
"Selanjutnya dengan penyusunan dokumen IKU 2026 ini, Ketua dan Kordinator Divisi Bawaslu kabupaten Kampar melampirkan dokumen dan data pendukung yang dibutuhkan seusai dengan dokumen yang telah ditentukan masing-masing," kata Amin.
Usai menyusun dokumen IKU 2026 ini, lanjut Amin, Bawaslu Kampar juga akan menyusun rencana pembuatan video tentang materi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 sesuai arahan dan instruksi dari Bawaslu RI.
"Bawaslu Kampar membuat video materi tentang Tema "Integritas Penyelenggara Pemilu Pembelajaran Dari Putusan DKPP". Untuk penyusunan IKU 2026 sebagai Penanggungjawab adalah Ketua dan Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 ini yang menjadi Penanggungjawab adalah Koordinator Divisi SDMO dan Diklat, namun tetap melibatkan seluruh pimpinan dan kolaborasi staf Sekretariat Bawaslu Kampar," paparnya.
Amin berharap dengan penyusunan dokumen IKU 2026 dan pembuatan video Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 ini, Bawaslu Kampar dapat melaksanakan tugas-tugas pengawasan pemilu dan pemilihan yang lebih profesional, berintegritas, dan akuntabel kedepannya.
"Tugas dan tanggung jawab pengawasan kedepannya tentu lebih berat dan penuh tantangan dengan era teknologi semakin canggih dan informasi yang cepat. Maka sangat dibutuhkan SDM yang profesional, berintegritas, dan akuntabel," tutupnya mengakhiri.
Penulis : Arief
Editor : Humas
Foto : Humas